Bukan Belalang Tempur

Seekor belalang menari-nari dan melompat-lompat. Seorang anak kecil memperhatikannya dengan senang. Sang belalang terus saja melompat dan melompat. Anak itu pun berkata dengan girang “Belalang pintar. Kau belalang yang pintar melompat.” Meski sang belalang tak mengerti bahasa anak kecil tersebut, tapi belalang tersebut tahu persis bahwa ia lah pusat perhatian sang majikan.

Bukan Aku Tak Menghormatimu

Bukan Aku Tak Menghormatimu

I
Bukan aku tak menghormatimu
Jika chat, mesej, telepon, surat, atau candamu tak kutanggapi dengan melucu

Bukan aku tak menghargaimu
Bila pintu-pintu kedekatan itu tak kusambut seperti harapmu

Bukan aku tak mengakui kehebatanmu
Jika aku memilih pergi tanpa secuil pun pujian untukmu

Karena dia lebih dulu bertemu denganmu

Majapahit adalah kesultanan Muslim!!

Aslmkum kawan2, berikut adalah sedikit fakta2 di lapangan yang berhasil ditemukan oleh TK2M (Team Kajian Kesultanan Majapahit) Yogyakarta, yang telah melakukan ekspedisi di pelbagai tempat; Trowulan, Pleret, Kotagede, Demak dll.

Istriku Gila Buku

Aku sangat mencintai istriku, Mayang. Apalagi sejak ia memutuskan untuk menetap di Balikpapan, aku makin sayang dan mencintainya. Sebetulnya, hal ini tidak sejalan dengan apa yang telah kami sepakati di awal pernikahan kami. Sejak khitbah, kami sudah sama-sama sepakat dan ridho untuk menjalani LDL. Long Distance Love. Balikpapan-Jogja.

Raihan

Seperti hari-hari sebelumnya, taman kampus itu telah memulai aktivitasnya lebih pagi dari ruang-ruang kelas di dalam gedung. Beberapa mahasiswa telah berkumpul, menggelar tikar, duduk dalam lingkaran kecil, untuk mengadakan rapat atau sekedar berdiskusi sejak matahari baru saja bangun dari peraduannya.

Tak Ada Kelam

Kawan, tetaplah kau
Kau yang perkasa
Kau yang bergelora
Kau yang berkobar
Kau yang kau
Jangan pernah luluh
Teruslah berjalan
Kelam yang ada bukanlah kelam
Kau belum berkobar
Kau belum bergelora
Kau belum perkasa
Kau belum kau
Kau adalah kau
Tunjukkan padaku!

Mimpi yang Memanggil

Jembatan yang patah
Kan kurangkai kembali
Terlalu lama aku di tempat ini
Ingin meneruskan mimpi
Mimpi yang menghilang
Memanggilku berlari
Mimpi ini
Mimpi kemarin yang kurajut lagi
Jembatan yang patah
Kan kurangkai kembali
Menghantarkan aku
Tak mungkin tak berlari
Di ujung jembatan
Bersiap meniti, tak mungkin berbalik

Pria yang Menikmati Sepi

Aku menggerakkan tangan. Agak sedikit aneh memang. Kaku. Tak seperti tanganku yang dulu begitu lentur dan fleksibel. Tak perlu perawatan yang njlimet, perlu ini dan itu. Kuoleskan pelumas ke sendi-sendi tangan. Tak terasa apa-apa memang. Dokter Fuardhi hanya mengatakan perlu untuk menjaga mesin ini supaya tak lekas berkarat dan rusak.

majalah tinta

User login